Jumat, 07 Oktober 2011

Alat-alat Display


Peranti keluaran (output device) adalah peralatan yang digunakan untuk menyajikan hasil pemrosesan computer.
Output device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Jenis dan media dari output device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak.
·         Monitor

Layar monitor juga disebut computer display, visual display unit, atau monitor saja. Monitor adalah peralatan yang berfungsi menampilkan gambar-gambar yang bisa dilihat, yang dihasilkan oleh komputer tanpa merekamnya.
Layar monitor saat ini lazimnya ditampilkan dalam dua buah bentuk, yaitu CRT (cathode ray tube) atau Flat Panel seperti monitor TFT LCD.
Nama monitor CRT berasal dari nama tabung yang terdapat di monitor. Bagian belakang tabung tersebut memiliki katoda yang dimuati muatan negatif. Penembak elektron mengeluarkan elektron ke bawah tabung kelayar yang bermuatan listrik yang akan memendarkan cahaya jika dikenai elektron.Tiap kluster di layar memiliki tiga warna, tiap satu warna disebut satu piksel.
Gambar di layar monitor biasanya terbuat dari 10% titik-titik kecil yang berpendar sesuai dengan perintah dari komputer. Semakin dekat jarak pikselnya akan semakin tajam gambar yang dihasilkan. Jarak antar piksel yang terdapat di monitor disebut dot pitch, satuannya adalah milimeter. Kebanyakan monitor CRT memiliki dot pitch sebesar 0,28 mm atau kurang.
Adapun monitor LCD adalah monitor yang tipis, dan ter-susun dari beberapa piksel warna atau piksel monokrom yang dibariskan di depan sumber cahaya atau reflektor.
LCD sangat terkenal karena hemat energi dan sedikit memakan tempat. Karena kehematannya, LCD bisa digunakan hanya dengan sumber daya baterai.
·         Plotter

Plotter merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Dengan menghubungkan plotter pada sistem komputer, maka pelbagai bentuk gambar akan dapat disajikan secara prima. Landscape-arsitektur banyak menggunakan plotter guna menghasilkan gambar landscape, potongan pohon, ataupun untuk membantu memvisualisasikan efek dari segala kegiatan yang ada.
Peralatan ini dilengkapi dengan sejumlah pena berwarna yang dapat digunakan untuk membuat gambar yang berkualitas tinggi. Misalnya, untuk membuat bagan atau grafik. Banyak dipakai untuk aplikasi arsitektur dan teknik.
·         Speaker

Pengeras suara Inggris loud speaker atau speaker saja) adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput.
Dalam setiap sistem penghasil suara, penentuan kualitas suara terbaik tergantung dari speaker. Rekaman yang terbaik, dikodekan ke dalam alat penyimpanan yang berkualitas tinggi, dan dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap saja hasilnya suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker yang kualitasnya rendah. Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyal elektronik, menyimpannya dalam CDs, tapes, dan DVDs, lalu mengembalikannya lagi ke dalam bentuk suara aktual yang dapat kita dengar. Dalam artikel ini, akan dijelaskan bagaimana sebuah speaker melakukan proses tersebut. Selain itu juga akan dibahas mengapa speaker dirancang berbeda-beda dan bagaimana perbedaan tersebut menimbulkan efek yang berbeda pula terhadap kualitasnya. Speaker adalah sebuah teknologi menakjubkan yang memberikan dampak yang sangat besar terhadap budaya kita. Namun disamping semua itu, sebenarnya speaker hanyalah sebuah alat yang sangat sederhana.
·         Keluaran Suara
            Untuk menyajikan keluaran berupa suara umumnya diperlukan peranti berupa speaker. Dalam hal ini speaker yang digunakan dapat berupa speaker internal atau eksternal. Speaker internal biasa terdapat pada PC, sedangkan speaker eksternal dihubungkan ke PC melalui kartu suara (sound card).
            Keluaran dalam bentuk suara dapat disajikan pada aplikasi multimedia.
            Dengan bantuan perangkat lunak teks-ke-suara, teks dimungkinkan untuk dinyatakan menjadi suara yang kemudian dikirim ke speaker eksternal.
·         Printer


                Printer merupakan peranti yang berfungsi untuk mencetak keluaran computer (dalam bentuk hardcopy). Printer dibedakan menjadi:
·         Impact printer.
·         Non-impact printer.

1.      Impact printer
Merupakan jenis printer yang bekerja seperti mesin ketik konvensional. Cetakan pada kertas diperoleh karena terdapat pukulan pada suatu media (karbon atau pita) kekertas.
2.      Nonimpact printer
Merupakan printer yang tidak bekerja dengan pukulan. Termasuk dalam kategori ini adalah laser printer, thermal printer, dan ink-jet printer.

Jumat, 30 September 2011

Pembantaian di Indonesia 1965–1966

Pembantaian di Indonesia 1965–1966 adalah peristiwa pembantaian terhadap orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada masa setelah terjadinya Gerakan 30 September di Indonesia. Diperkirakan lebih dari setengah juta orang dibantai dan lebih dari satu juta orang dipenjara dalam peristiwa tersebut. Pembersihan ini merupakan peristiwa penting dalam masa transisi ke Orde Baru: Partai Komunis Indonesia (PKI) dihancurkan, pergolakan mengakibatkan jatuhnya presiden Soekarno, dan kekuasaan selanjutnya diserahkan kepada Soeharto.

Kudeta yang gagal menimbulkan kebencian terhadap komunis karena kesalahan dituduhkan kepada PKI. Komunisme dibersihkan dari kehidupan politik, sosial, dan militer, dan PKI dinyatakan sebagai partai terlarang. Pembantaian dimulai pada Oktober 1965 dan memuncak selama sisa tahun sebelum akhirnya mereda pada awal tahun 1966. Pembersihan dimulai dari ibu kota Jakarta, yang kemudian menyebar ke Jawa Tengah dan Timur, lalu Bali. Ribuan vigilante dan tentara angkatan darat menangkap dan membunuh orang-orang yang dituduh sebagai anggota PKI. Meskipun pembantaian terjadi di seluruh Indonesia, namun pembantaian terburuk terjadi di benteng-benteng PKI di Jawa Tengah, Timur, Bali, dan Sumatra Utara.

Usaha Soekarno yang ingin menyeimbangkan nasionalisme, agama, dan komunisme melalui Nasakom telah usai. Pilar pendukung utamanya, PKI, telah secara efektif dilenyapkan oleh dua pilar lainnya-militer dan Islam politis dan militer berada pada jalan menuju kekuasaan. Pada Maret 1967, Soekarno dicopot dari kekuasaannya oleh Parlemen Sementara, dan Soeharto menjadi Presiden Sementara. Pada Maret 1968 Soeharto secara resmi terpilih menjadi presiden.



Keterangan
Wacana diatas merupakan wacana yang tidak termasuk sikap kesetiaan dalam penggunaan bahasa Indonesia. Karena pada paragraf satu, terdapat kata transisi, yang merupakan bahasa asing/serapan transition yang mempunyai arti peralihan dari keadaan (tempat, tindakan), masa peralihan, masa pancaroba.

Selain itu, pada paragraf dua, juga terdapat kata vigilante yang artinya adalah orang yang menegakkan hukum dengan caranya sendiri.

Dan terakhir, pada paragraph tiga, terdapat kata efektif, berasal dari kata/bahasa inggris yaitu effective yang berarti  ampuh manjur mujarab mempan.



Rabu, 13 April 2011

Jadi Akhwat jangan cengeng

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Dikasih amanah malah melarikan diri..
Diajak syuro bilang ada ijin syar’i..
Afwan ane ada agenda syar’i.. Afwan lagi nguleg sambel trasi..
Disuruh ikut aksi, malah pergi naik taksi..
Sambil lambai-lambai, bilang dadaaah…yuk mari…..
Terus dakwah gimana? Diakhiri???

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Sekilas gayanya sih haroki berlagak Izzis..
Tapi hati kok Seismic? Sungguh ironis…
Mendayu-dayu kaya’ film romantis..
Kesehariannya malah jadi narsis..
Jauh dari kamera jadi dikira ge eksis..
Hati-hati kalo ditolak, bikin dramatis..


Jadi Akhwat jangan cengeng...
Dikit-dikit SMS ikhwan dengan alasan dapet gratisan
Rencana awal cuma kasih info kajian
Lama-lama nanya kabar harian.. wah, investigasi beneran!
Bisa-bisa dikira pacaran!
Sampai kepikiran dijadikan pasangan…
Ga’ usah ngaco-ngaco gitu deh kawan!

Jadi Akhwat jangan cengeng...
Abis nonton film palestina semangat empat lima..
Eh pas disuruh jadi coach, pergi lenyap kemana??
Semangat jadi pendukung luar biasa..
Tapi nggak siap jadi yang pelakunya.. yang diartikan sama dengan nelangsa..
Yah…bikin kecewa...

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Ngumpet-ngumpet berduaan..
Eh, awas lho yang ketiga setan…
Trus, dikit-dikit aleman minta dibeliin jajan..
Emang sih nggak pegangan tangan..
Cuma pandang-pandangan tapi bermesraan..
Wah, kaya’ film india aja gan!
Kalo ketemu Musyrifah atau binaan?
Mau taruh di mana tuh muka yang kemerah-merahan?
Oh malunya sama Musyrifah atau binaan?
Sama Allah? Buang aja ke lautan..
Yang penting mah bisa sayang-sayangan…
Na’udzubillah tenan…

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Sedekah dikira buang duit. .
Katanya sih biar ngirit, tapi kok shoping tiap menit??
Langsung sengit kalo dibilang pelit…
Mendingan buat dzikir komat-kamit…
Malah keluar kata-kata nyelekit…
Aduh…bikin hati sodaranya sakit…

Jadi Akhwat jangan cengeng...
Semangat dakwah ternyata bukan untuk amanah..
Tapi buat berburu ikhwan yang wah gitu dah ..
Pujaan dapet, terus walimah..
Dakwah pun say goodbye dadaaah..
Dakwah yang dulu benar-benar ditinggalkah?
Dakwah kawin lari.. karena kebelet nikah..
Duh duh... amanah..amanah…
Dakwah.. dakwah..
Kalah sama ikhwan yang wah..

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Buka facebook liatin foto ikhwan..
Dicari yang jenggotan..
Kalo udah dapet trus telpon-telponan..
Tebar pesona akhwat padahal tampang pas-pasan..
"Assalammu'alaykum akhi, salam ukhuwah.. udah kerja? Suka bakwan?"
Disambut baik sama akhi, mulai berpikir untuk dikasih bakwan ..
Ikhwannya meng-iya-kan..
Mau-mau aja dibeliin bakwan..
Asik, ngirit uang kost dan uang makan...
Langsung deh siapin acara buat walimahan!
Prinsipnya yang dulu dikemanakan???


Jadi Akhwat jangan cengeng...
Ilmu cuma sedikit ajah..
Udah mengatai Ustadzah..
Nyadar diri woi lu tuh cuma kelas bawah..
Baca qur'an tajwid masih salah-salah..
Lho kok udah berani nuduh ustadzah..
Semoga tuh cepet-cepet dikasih hidayah…

Jadi Akhwat jangan cengeng...
Status facebook tiap menit beda..
Isinya tentang curahan hatinya..
Nunjukkin diri kalau lagi sengsara..
Minta komen buat dikuatin biar ga’ nambah nelangsa..
Duh duh.. status kok bikin putus asa..
Dikemanakan materi yang dikasih ustadzah baru saja?

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Ngeliat akhwat-akhwat yang lain deket banget sama ikhwan, jadi pengen ikutan..
Hidup jadi suram seperti di padang gersang yang penuh godaan..
Mau ikutan tapi udah tau kayak gitu nggak boleh.. tau dari pengajian..
Kepala cenat-cenut pusing beneran…
Oh kasihan.. Mendingan jerawatan…

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Ngeliat pendakwah akhlaknya kayak artis metropolitan..
Makin bingung nyari teladan..
Teladannya bukan lagi idaman..
Hidup jadi kelam tak berbintang bahkan diguyur hujan..
Mau jadi putih nggak kuat untuk bertahan..
Ah biarlah kutumpahkan semua dengan caci makian..
Akhirnya aku ikut-ikutan jadi artis metropolitan..
Teladan pun sekarang ini susah ditemukan..

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Diajakain dauroh alasannya segunung…
Kalo disuruh shopping tancap gas langsung...
Hatipun tetap cerah walaupun mendung
Maklum banyak ikhwan sliweran yang bikin berdetak cepat nih jantung..
Kalo pas tilawah malah terkatung-katung…
Duh.. bingung...bingung…

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Bangga disebut akhwat.. hati jadi wah..
Tapi jarang banget yang namanya tilawah..
Yang ada sering gosip ngomongin sesamalah…
Wah... wah… ghibah… ghibah…
Eh, malah timbul fitnah…
Segera ber-istighfar lah…

Jadi Akhwat jangan cengeng..
Dulunya di dakwah banyak amanah..
Sekarang katanya berhenti sejenak untuk menyiapkan langkah..
Tapi entah kenapa berdiamnya jadi hilang arah..
Akhinya timbul perasaan sudah pernah berdakwah..
Merasa lebih senior dan lebih mengerti tentang dakwah..
Anak baru dipandang dengan mata sebelah..
Akhirnya diam dalam singgasana kenangan dakwah..
Dari situ bilang.. Dadaaahhh.. Saya dulu lebih berat dalam dakwah..
Lanjutin perjuangan saya yah...

Jadi Akhwat jangan cengeng...
Nggak punya duit Halaqah males datang..
Nggak ada motor yaa...misi halaqah dibuang…
Musyrifah ikhlas, hati malah senang…
Binaan juga nggak ada satupun yang mau datang..
Jenguk binaan malah pada pergi malang melintang…
Oh…kasiyan… Mau ngapain sekarang???

Oh noo...

Jadi Akhwat jangan cengeng...
Jadi Akhwat jangan cengeng...
Jadi Akhwat jangan cengeng...
Jadi Akhwat jangan cengeng...
Jadi Akhwat jangan cengeng...

Ukhti... banyak sekali sebenarnya masalah Akhwat..
Dimanapun harokahnya.. .

Ukhti.. Di saat engkau tak mengambil bagian dari dakwah ini..
Maka akan makin banyak Akhwat lain yang selalu menangis di saat mereka mengendarai motor.. Ia berani menangis karena wajahnya tertutup helm... Ia menangis karena tak kuat menahan beban amanah dakwah..

Ukhti.. Di saat engkau kecewa oleh orang yang dulunya engkau percaya.. Akhwat-akhwat lain sebenarnya lebih kecewa dari mu.. mereka menahan dua kekecewaan.. kecewa karena orang yang mereka percaya.. dan kecewa karena tidak diperhatikan lagi olehmu.. tapi mereka tetap bertahan.. menahan dua kekecewaan.. . karena mereka sadar.. kekecewaan adalah hal yang manusiawi.. tapi dakwah harus selalu terukir dalam hati..

Ukhti.. disaat engkau menjauh dari amanah.. dengan berbagai alasan.. sebenarnya, banyak akhwat di luar sana yang alasannya lebih kuat dan masuk akal berkali-kali lipat dari mu.. tapi mereka sadar akan tujuan hidup.. mereka memang punya alasan.. tapi mereka tidak beralasan dalam jalan dakwah.. untuk Allah.. demi Allah.. mereka.. di saat lelah yang sangat.. masih menyempatkan diri untuk bangun dari tidurnya untuk tahajjud.. bukan untuk meminta sesuatu.. tapi mereka menangis.. curhat ke Allah.. berharap Allah meringankan amanah mereka.. mengisi perut mereka yang sering kosong karena uang habis untuk membiayai dakwah...

Ukhti.. Sungguh.. dakwah ini jalan yang berat.. jalan yang terjal.. Rasul berdakwah hingga giginya patah.. dilempari batu.. dilempari kotoran.. diteror.. ancaman pembunuhan.. ... dakwah ini berat ukhti.. dakwah ini bukan sebatas teori.. tapi pengalaman dan pengamalan.. . tak ada kata-kata 'Jadilah..!' maka hal itu akan terjadi.. yang ada 'jadilah!' lalu kau bergerak untuk menjadikannya. . maka hal itu akan terjadi.. itulah dakwah... ilmu yang kau jadikan ia menjadi...

Ukhti.. jika saudaramu selalu menangis tiap hari..
Bolehkah mereka meminta sedikit bantuanmu..? meminjam bahumu..? berkumpul dan berjuang bersama-sama. ..?
Agar mereka dapat menyimpan beberapa butir tangisnya.. untuk berterima kasih padamu..
Juga untuk tangis haru saat mereka bermunajat kepada Allah dalam sepertiga malamnya..
"Yaa Allah.. Terimakasih sudah memberi saudara seperjuangan kepadaku.. demi tegaknya Perintah dan laranganMu.. . Kuatkanlah ikatan kami..."

"Yaa Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada-Mu, bertemu dalam taat kepada-Mu, bersatu dalam da’wah kepada-Mu, berpadu dalam membela syariat-Mu."

"Yaa Allah, kokohkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukillah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tidak pernah pudar."

"Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal kepada-Mu. Hidupkanlah hati kami dengan ma’rifat kepada-Mu. Matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu."

"Sesungguhnya Engkaulah Sebaik-baik Pelindung dan Sebaik-baik Penolong. Yaa Allah, kabulkanlah. Yaa Allah, dan sampaikanlah salam sejahtera kepada junjungan kami, Muhammad SAW, kepada para keluarganya, dan kepada para sahabatnya, limpahkanlah keselamatan untuk mereka."

Dia yang kurindu

Senyumnya masih sama ketika menyambutku, tulus dan hangat seperti biasanya. Meski guratan usia di wajahnya dan uban di rambutnya membuatnya tampak lebih tua daripada saat terakhir kali aku bertemu dengannya, wajahnya masih teduh. Inilah yang membuat kerinduan untuk pulang terus membuncah.

Dalam kepulangan kali ini, ada hal yang membuatku bahagia. Kini ibuku sudah mulai lancar mengaji meski dengan ilmu tajwid yang masih belum sempurna. Setiap hari seusai sholat maghrib hingga waktu sholat isya tiba, ibuku selalu mengaji dan aku berkesempatan untuk mendampinginya, mengoreksi bacaannya. “Sebenarnya setelah khatam Al-Quran pada waktu Ramadhan kemarin, Pak Sukri akan mengajari Ibu ilmu tajwid kemudian juga tafsir Al-Qur’an-nya, tapi Pak Sukri sekarang sibuk setelah menjadi relawan bencana alam dan pindah ke LSM lainnya, pelajaran ngajinya jadi mandeg*”. Begitu keluh ibuku tentang pelajaran mengaji rutinnya yang terhenti karena Pak Sukri, nama guru mengajinya, sibuk dengan berbagai aktivitas. Subhanallah..senang sekali melihat semangat ibuku untuk belajar Al-Qur’an dan hal ini juga melecut diriku untuk berusaha lebih rajin dan istiqomah mempelajari kalam-Nya.

Beliau sempat terisak untuk beberapa saat lamanya ketika aku pertama kali menyimak bacaan mengajinya seusai sholat shubuh ketika aku baru tiba di rumah. Aku tidak tahu pasti mengapa ia menangis, mungkin karena terharu bertemu aku yang sudah lebih dari 1,5 tahun lamanya tidak pulang, atau terharu karena sudah mulai bisa mengaji dengan lancar. Di sela isak tangisnya, aku mendengar kalimat lirih dari bibirnya, “kasihan bapak..”. Aku teringat almarhum bapakku, beliau memang belum sempat untuk belajar mengaji lagi sebelum ajalnya tiba. Inilah hal yang selalu membuat aku sedih jika teringat almarhum bapakku. Sedih pada diri sendiri karena sebagai seorang anak, aku belum merasa berbuat banyak, setidaknya untuk lebih sering mengingatkan dan mengajak belajar bapakku (semoga Allah menerima segala amal ibadahnya dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya). Aku paham hidayah memang menjadi hak prerogatif Allah, tapi diriku selalu merasa bersalah dan menyesal jika mengingat hal ini. Perasaan ini juga yang menjadi motivasi untuk terus belajar, terus membina silaturahim dengan ibu dan kakak-kakakku, untuk perlahan-lahan mengajak mereka untuk bersama-sama mempelajari dan mengamalkan Islam sebaik-baiknya.

Selain rutinitas baru seusai sholat maghrib, aku juga sempat berbincang-bincang dengan ibuku. Berbincang-bincang tentang banyak hal, tentang hidup. Dan dalam perbincangan dengan beliau kali ini, beliau kembali mengingatkanku tentang pentingnya totalitas, komitmen, konsistensi, dan pantang menyerah dalam hidup. Dari perbincangan ini juga, aku juga menjadi sadar bahwa beberapa sifat dan karakter dalam diriku turunan dari ibu dan almarhum bapakku. Memang sudah sejak lama dan sering kudengar peribahasa “air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga”, tapi baru kali ini aku menyadari betapa kuatnya nilai-nilai yang ditanamkan oleh orang tua kepada anak-anaknya, meskipun mungkin itu hanya terjadi saat masa kecil si anak dan anak tersebut kemudian pergi merantau sekian lama.

Untuk kalian yang masih memiliki orang tua, ingat-ingatlah perkataan Rasulullah SAW ini :

Dari Abdullah bin Mas’ud, ia berkata : Aku bertanya, “Ya Nabiyullah, amal apakah yang paling dekat kepada surga?” Beliau SAW bersabda, “Shalat pada waktunya”. Aku bertanya lagi “Apa lagi ya Nabiyullah?” Beliau SAW bersabda berbakti kepada kedua orang tua”. Aku bertanya lagi “Apa lagi ya Nabiyullah?” Beliau SAW bersabda, “Berjihad di jalan Allah”. (H.R.Muslim juz 1, hal.89)
Dari Abu Hurairah ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Seorang anak tidak bisa membalas (kebaikan) orang tuanya, kecuali jika ia mendapatkan orang tuanya sebagai budak, lalu ia membelinya dan memerdekakannya” (H.R.Muslim juz 2, hal.1148)

Dan masih banyak ayat-ayat Al-Qur’an dan hadist yang membahas keutamaan berbakti kepada kedua orang tua. Jangan ditunda-tunda, lakukan sekarang juga.

Senin, 28 Februari 2011

Faktor yang memengaruhi pendapatan nasional

• Permintaan dan penawaran agregat
Permintaan agregat menunjukkan hubungan antara keseluruhan permintaan terhadap barang-barang dan jasa sesuai dengan tingkat harga. Permintaan agregat adalah suatu daftar dari keseluruhan barang dan jasa yang akan dibeli oleh sektor-sektor ekonomi pada berbagai tingkat harga, sedangkan penawaran agregat menunjukkan hubungan antara keseluruhan penawaran barang-barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan dengan tingkat harga tertentu.

Konsumsi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pendapatan nasional
Jika terjadi perubahan permintaan atau penawaran agregat, maka perubahan tersebut akan menimbulkan perubahan-perubahan pada tingkat harga, tingkat pengangguran dan tingkat kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Adanya kenaikan pada permintaan agregat cenderung mengakibatkan kenaikan tingkat harga dan output nasional (pendapatan nasional), yang selanjutnya akan mengurangi tingkat pengangguran. Penurunan pada tingkat penawaran agregat cenderung menaikkan harga, tetapi akan menurunkan output nasional (pendapatan nasional) dan menambah pengangguran.
• Konsumsi dan tabungan
Konsumsi adalah pengeluaran total untuk memperoleh barang-barang dan jasa dalam suatu perekonomian dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun), sedangkan tabungan (saving) adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikeluarkan untuk konsumsi. Antara konsumsi, pendapatan, dan tabungan sangat erat hubungannya. Hal ini dapat kita lihat dari pendapat Keynes yang dikenal dengan psychological consumption yang membahas tingkah laku masyarakat dalam konsumsi jika dihubungkan dengan pendapatan.
• Investasi
Pengeluaran untuk investasi merupakan salah satu komponen penting dari pengeluaran agregat.

Kenaikan Harga Cabe

Harga cabe rawit antara Januari 2010 dengan Januari 2011 meningkat paling tinggi dibandingkan komoditas pangan lainnya, yakni 341,23 persen menjadi Rp 63.424 per kilogram atau kg. Harga beras umum antara Januari 2010 dengan Januari 2011 naik 22,74 persen menjadi Rp 9.200 per kg, sedangkan harga beras termurah juga dilaporkan naik 22,6 persen menjadi Rp 7.452 per kg. Adapun harga minyak goreng umum antara Januari 2010 dengan Januari 2011 dilaporkan naik 14,71 persen menjadi Rp 11.707 per liter, sedangkan harga minyak gore ng curah meningkat 6,8 persen menjadi Rp 11.466 per liter.

Permasalahan ini juga akan memicu terjadinya inflasi yang akan membahayakan bagi perekonomian Indonesia. Dan hal ini Diperparah dengan nilai tukar rupiah yang semakin merosot. Apabila Inflasi yang terjadi saat ini tidak segera dilakukan tindakan penyelesaiannya, maka dikhawatirkan akan terus menjadi tekanan terjadinya inflasi yang semakin besar dimasa mendatang. Karena itu harus segera dilakukan tindakan penyelamatan terhadap system perekonomian Indonesia.

Usaha yang telah dilakukan pemerintah saat ini adalah melalui Bank Indonesia. Untuk mengurangi dampak yang begitu besar terhadap system perekonomian Indonesia, BI sebenarnya sudah melakukan usaha-usaha preventing. Diantaranya adalah untuk menaikkan nilai tukar rupiah BI selaku lembaga independent yang berhak mengatur peredaran keuangan di Indonesia telah menaikkan suku dari 6,5% menjadi 6,75%. Namun usaha tersebut hanya akan berpengaruh pada golongan masyarakat yang bergerak dibidang Industri. Sementara itu, permaslahan kenaikan bahan pangan ini lebih banyak dirasakan oleh masyarakat miskin yang penghasilannya dibawah rata-rata UMR.

Sumber permasalahan yang paling utama terjadinya lonjakan harga bahan pangan ini sebenarnya adalah dikarenakan menipisnya stok bahan pangan di Indonesia. Banyaknya persentase kegagalan panen petani-petani di Negara ini memantik menipisnya pasokan bahan pangan di pasaran. Sedangkan permintaan akan bahan pangan tetap saja tinggi. Hal ini menyebabkan harga untuk bahan pangan melonjak tajam.

Karena itulah sebenarnya petani adalah kunci dari penyelesaian melonjaknya harga pangan ini. Seharusnya yang dilakukan oleh pemerintah adalah meningkatkan perhatian kepada para petani miskin yang ada di Negara ini. Hal ini dikarenakan kegagalan-kegagalan yang dialami oleh para petani di Negara ini adalah dikarenakan modal yang dimiliki oleh mereka tidak mencukupi untuk sekedar melindungi tanaman pangan yang telah ditanam. Hal ini berarti pemerintah seharusnya menyediakan kemudahan bagi para petani miskin untuk melakukan pinjam meminjam modal untuk mengelola pertanian di Indonesia.

Penyuluhan yang dilakukan rutin terhadap kelompok tani di Indonesia merupakan salah satu langkah penting lainnya dalam mengatasi lonjakan harga bahan pokok dipasaran. Penyuluhan ini berisi tentang bagaimana cara bercocok tanam yang baik dengan mengutamakan kualitas dan kuantitas produksi pertanian. Selain itu dipenyuluhan ini pemerintah bisa memberikan informasi-informasi penting tentang keadaan iklim terbaru.

Hal ini mengingat sebagian besar petani di Negara ini masih menganut system kuno dalam bertani. Contohnya adalah dalam penentuan waktu mulai menanam, sedangkan saat ini telah terjadi sedikit pergeseran musim di seluruh dunia. Berdasarkan data dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) pada tahun 2007, penentuan perubahan musim hujan ke musim kemarau dan sebaliknya telah terjadi sedikit pergeseran dibandingkan masa-masa terdahulu. Hal ini akan sangat berbahaya terhadap hasil pertanian apabila petani kita tidak menyadari akan hal ini dan masih tetap berpeganga n pada pedoman lama.

Usaha perbaikan lingkungan juga akan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada. Karena kita ketahui bersama perubahan-perubahan iklim dan pergeseran musim tersebut terjadi akibat rusaknya kondisi lingkungan. Bila kondisi lingkungan ini berhasil distabilkan kebali, maka petani tidak perlu susah-susah lagi untuk menyesuaikan dengan system bercocok tanam yang baru. Usaha perbaikan lingkungan ini memang seharusnya tidak hanya bergantung pada pemerintah, campur tangan aktif kita dalam memperbaiki lingkungan juga akan sangat membantu sangat significant.

Apabila semua permasalahan tentang petani tersebut bisa segera diselesaikan maka secara langsung akan membawa dampak bagus bagi kondisi harga bahan pangan di pasaran. Persediaan bahan pangan akan kemabali mencukupi dan ini akan mengakibatkan secara perlahan kondisi harga bahan pangan akan kembali stabil.

Stabilnya harga bahan pangan juga akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia yang sebagian besar memilki ekonomi rata tengah ke bawah.

Rabu, 23 Februari 2011

Tugas 5

Pengertian uang ?
2. Jenis-jenis uang ?
3. Pengertian & Jenis Bank ?
4. Macam-macam Kebijakan Moneter ?
5. Arsitektur Perbankan Indonesia ?

Jawab :
1. Uang merupakan alat tukar dan alat pembayaran yang sah. pada masa-masa sebelumnya, pembayaran dilakukan dengan cara barter, yaitu barang ditukar dengan barang secara langsung.

2. Jenis-Jenis Uang
  • Uang kartal
Uang kartal adalah uang yang digunakan sebagai alat pembayaran dalam kehidupan sehari-hari. Uang kartal berupa uang logam dan uang kertas, mata uang negara kita adalah Rupiah, uang pertama yang dibuat oleh Indonesia adalah Oeang Republik Indonesia.
Lembaga yang bertugas dan mengawasi peredaran uang rupiah adalah Bank Indonesia, sedangkan perusahaan yang mencetak uang rupiah adalah Perum Peruri (Percetakan Uang Republik Indonesia).
  • Uang Giral
Uang giral adalah surat berharga yang dapat diuangkan di bank atau dikantor pos. Contoh uang giral, cek, giro pos, wesel dan surat berharga.Uang giral biasanya digunakan untuk transaksi dengan nilai uang yang sangat besar.


3. Pengertian dan Jenis Bank
Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. (Undang-undang RI nomor 10 tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang perbankan).
Pada dasarnya bank adalah lembaga perantara antara sektor yang kelebihan dana, dengan sektor yang kekurangan dana. Bank menerima simpanan dana dari pihak yang kelebihan dana misalnya dalam bentuk tabungan, giro atau deposito) dan menyalurkannya ke pihak-pihak yang memerlukan dana (dalam bentuk pinjaman).
Secara umum fungsi utama bank adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat untuk berbagai tujuan atau sebagai financial intermediary. Secara lebih spesifik fungsi bank dapat sebagai agent of trust (kegiatan perbankan berdasarkan kepercayaan), agent of development (memperlancar kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi), agent of services (bermacam-macam jasa yang ditawarkan bank). (Triandaru, Bank dan Lembaga Keuangan Lain, 6 : 2000)
kegiatan-kegiatan perbankan yang ada di Indonesia terutama kegiatan bank umum adalah sebagai berikut (Kasmir, Manajemen Perbankan, 34 : 2003)
1. Menghimpun dana dari masyarakat (Funding) dalam bentuk :
a. Simpanan Giro (Demand Deposit).
b. Simpanan Tabungan (Saving Deposit).
c. Simpanan Deposito (Time Deposit).
2. Menyalurkan dana ke masyarakat (Lending) dalam bentuk kredit seperti :
a. Kredit Investasi.
b. Kredit Modal Kerja
c. Kredit Konsumtif.
d. Kredit Produktif.
3. Memberikan jasa-jasa bank lainnya (Services) antara lain :
a. Menerima setoran-setoran seperti pembayaran pajak, pembayaran telepon, pembayaran air, pembayaran listrik, dan pembayaran uang kuliah.
b. Melayani pembayaran-pembayaran seperti gaji, pensiun, honorarium, pembayaran deviden, pembayaran kupon, pembayaran bonus, dan pembayaran hadiah.
c. Di dalam pasar modal perbankan dapat memberikan atau menjadi penjamin emisi (underwriter), penanggung (guarantor), wali amanat (trustee), perantara perdagangan efek (pialang/broker), pedagang efek (dealer), perusahaan pengelola dana (invesment company).
d. Transfer (kiriman uang).
e. Inkaso (Collection).
f. Kliring (Clearing).
g. Safe Deposit Box.
h. Bank Card.
i. Bank Notes (Valas) merupakan kegiatan jual beli mata uang asing.
j. Bank Garansi.
k. Referensi bank merupakan surat referensi yang dikeluarkan oleh bank.
l. Bank Draft merupakan wesel yang diterbitkan oleh bank.
m. Letter of Credit (L/C) merupakan jasa yang diberikan dalam rangka mendukung kegiatan atau transaksi ekspor impor.
n. Cek Wisata (Travellers Cheque).
Berikut akan dijelaskan berbagai jenis bank menurut Kasmir (2003 : 20 - 31), yaitu :
1. Jenis bank berdasarkan undang-undang
Berdasarkan UU pokok perbankan nomor 7 tahun 1992 dan ditegaskan lagi dengan keluarnya Undang-undang RI nomor 10 tahun 1998 maka jenis perbankan terdiri dari :
a. Bank Umum yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Sifat jasa yang diberikan adalah umum, dalam arti dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Begitu pula dengan wilayah operasinya dapat dilakukan diseluruh wilayah. Bank umum sering disebut bank komersil.
b. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Artinya disini kegiatan BPR jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan kegiatan bank umum.
2. Jenis bank berdasarkan kepemilikannya
a. Bank milik pemerintah.
b. Bank milik swasta nasional.
c. Bank milik asing.
d. Bank milik campuran.
3. Jenis bank berdasarkan status
a. Bank devisa, adalah bank yang dapat melaksanakan transaksi ke luar negeri atau yang berhubungan mata uang asing secara keseluruhan.
b. Bank non devisa, adalah bank yang tidak dapat melaksanakan transaksi luar negeri.
4. Jenis bank berdasarkan cara menentukan harga
a. Bank yang berdasarkan prinsip konvensional.
b. Bank yang berdasarkan prinsip syariah 

4. Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara yang tinggi, secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/ distribusi barang. Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan
salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.

Macam-macam Kebijakan Moneter
Æ Kebijakan Pasar Terbuka (Open Market Policy)
Yaitu kebijakan pemerintah dengan jalan menjual surat-surat berharga pada saat inflasi dan membeli/ menarik surat-surat berhaga pada saat deflasi. Apabila pemerintah menghendaki menurunkan jumlah uang yang beredar, pemerintah harus menjual obligasi di pasar bebas. Bank Indonesia dalam kebijakan pasar terbuka dengan menngeluarkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Sertifikat Pasar Uang.


Æ Kebijakan Diskonto (Discount Policy)
Yaitu kebijakan pemerintah dengan jalan menaikkan suku bunga pada saat inflasi dan menurunkan pada saat deflasi, ditunjukkan untuk menaikkan tingkat bunga karena dengan bunga kredit tinggi maka aktivitas ekonomi yang menggunakan dana pinjaman akan tertahan karena modal diskontonya atau discount rate policy (tingkat bunga yang dikenakan pada bank umum atas pinjaman dana yang diberikan), maka jumlah uang yang beredar cenderumg berkurang, begitu sebaliknya.


Æ Kebijakan Cadangan kas (Cash Ratio Policy)
Yaitu kebijakan pemerintah dengan jalan menaikkan cadangan kas pada saat inflasi dan menurunkan cadangan kas pada saat deflasi, atau bisa juga menaikkan perbandingan antara uang yang beredar dengan uang yan mengendap di dalam kas mengakibatkan kemampuan bank untuk menciptakan kredit berkurang sehingga jumlah uang yang beredar akan berkurang. Cara baru untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat yaitu dengan car amengubah-ubah minimum kas rasio. Bank sentral pada umumnya menentukan anka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank. Angka banding tersebut biasa disebut minimum cash ratio. Bila pemerintah menurunkan minimum kas rasio, maka dengan uang tunai yang sama bank dapt menciptakan uang lebuih banyak dari jumlah sebelumnya.

Æ Kebijakan Kredit Ketat
Yaitu kebijakan pemerintah dengan mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara memperketat pemberian kredit, kredit boleh diberikan asal memenuhi syarat 5C, Character, Capability, collateral, capital, dan Condition of economy, tetapi pada saat deflasi syarat dapat dipelonggar. Bank sentral (Bank Indonesia) berusaha mempengaruhi bank-bank umum dalam hal memberikan kredit kepada nasabah melalui berbagai macam peraturan kredit.

Æ Kebijakan Dorongan Moral (Moral Suasion)
Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.

Æ Kebijakan Sanering
Yaitu kebijakan memotong nilainominal pada saat inflasi, misalnya Rp 1.000,00 menjadi Rp 1,00

Æ Kebijakan Devaluasi
Yaitu menurunkan nilai mata uang asing, dengan tujuan mendorong ekspor dan menghambat impor.

Æ Kebijakan revaluasi
Yaitu kebijakan menaikkan nilai mata uang sendiri terhadap nilai mata uang asing.

Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :
1. Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy
Adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar
2. Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy
Adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policu).

5. Arsitektur Perbankan Indonesia (API) merupakan suatu kerangka dasar sistem perbankan Indonesia yang bersifat menyeluruh dan memberikan arah, bentuk, dan tatanan industri perbankan untuk rentang waktu lima sampai sepuluh tahun ke depan. Arah kebijakan pengembangan industri perbankan di masa datang yang dirumuskan dalam API dilandasi oleh visi mencapai suatu sistem perbankan yang sehat, kuat dan efisien guna menciptakan kestabilan sistem keuangan dalam rangka membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Berpijak dari adanya kebutuhan blue print perbankan nasional dan sebagai kelanjutan dari program restrukturisasi perbankan yang sudah berjalan sejak tahun 1998, maka Bank Indonesia pada tanggal 9 Januari 2004 telah meluncurkan API sebagai suatu kerangka menyeluruh arah kebijakan pengembangan industri perbankan Indonesia ke depan. Peluncuran API tersebut tidak terlepas pula dari upaya Pemerintah dan Bank Indonesia untuk membangun kembali perekonomian Indonesia melalui penerbitan buku putih Pemerintah sesuai dengan Inpres No. 5 Tahun 2003, dimana API menjadi salah satu program utama dalam buku putih tersebut.
Bertitik tolak dari keinginan untuk memiliki fundamental perbankan yang lebih kuat dan dengan memperhatikan masukan-masukan yang diperoleh dalam mengimplementasikan API selama dua tahun terakhir, maka Bank Indonesia merasa perlu untuk menyempurnakan program-program kegiatan yang tercantum dalam API. Penyempurnaan program-program kegiatan API tersebut tidak terlepas pula dari perkembangan-perkembangan yang terjadi pada perekonomian nasional maupun internasional. Penyempurnaan terhadap program-program API tersebut antara lain mencakup strategi-strategi yang lebih spesifik mengenai pengembangan perbankan syariah, BPR, dan UMKM ke depan sehingga API diharapkan memiliki program kegiatan yang lebih lengkap dan komprehensif yang mencakup sistem perbankan secara menyeluruh terkait Bank umum dan BPR, baik konvensional maupun syariah, serta pengembangan UMKM.